Langsung ke konten utama

Widi Vierra Diculik

Berita mengenai diculiknya Widi, vokalis Vierra, yang disampaikan oleh Kasatreskrim Polres Jakarta Selatan, Budi Irawan dan Minola Sembanyong, penasihat kuasa hukum Widi, di Mapolres Jakarta Selatan, Rabu (6/7/2011) petang kronologisnya pada pukul 04.00 bermaksud pulang setelah kumpul-kumpul bersama temannya di salah satu kafe di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Saat Widi sendiri dan bermaksud menunggu Taxi, ia secara paksa diajak masuk ke sebuah kendaraan.
Saat di dalam Widi dihadapkan oleh 3 orang pria, 2 orang duduk di depan mobil dan 1 orang lagi duduk di belakang. Bahkan 1 orang diantaranya dalam keadaan mabuk. Widi pun mengalami tindakan tidak menyenangkan.
Ia berusaha membuka pintu dan berteriak untuk mencari pertolongan. Setelah 30 menit mengitari kawasan Kemang, Widi akhirnya diturunkan. "Dia juga sempat melakukan upaya membuka pintu dan teriak untuk cari perhatian, akhirnya Widi menceritakan siapa dia (vokalis Vierra)," tutur Minola.
Segera Widi mendatangi Polres Jakarta Selatan. Lalu ia diarahkan untuk mengadakan visum et repertum di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo. Kini pelaku masih dalam proses penyidikan dan hasil visum Widi akan segera diserahkan kepada penyidik. Sumber : cek di sini.
Walaupun bukan artis, kita pun harus tetap waspada dan berhati-hati, apalagi wanita. Sangat rawan keadaan malam sekarang ini.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Denting Piano untuk Grandma Bersama Jyoti

Blog post ini dibuat dalam rangka mengikuti Proyek Menulis Letters of Happiness: Share your happiness with The Bay Bali & Get discovered! Pirates Bay Bali Bebek Bengil http://www.thebaybali.com/ Waktu yang kini menjawab cerita cinta. Semua berlalu dan pergi dari tempatnya bersemayam selama lebih dari empat tahun. Kali ini aku merasakan yang orang katakan bahwa dunia tidak adil. Aku menangis bukan karena aku memerlukannya lebih, bukan karena aku mau dia kembali padaku, tetapi karena akhirnya aku menyadari bahwa kini aku terpaksa harus mempelajari cara melepaskannya pergi.        Jonas mengajakku kencan makan malam romantis. Aku berdandan secantik mungkin. Siapa yang tak ingin kelihatan sempurna di malam yang diimpikan semua gadis yang akan bertemu kekasih pujaannya. Aku ingin dia merasa bangga mempunyai aku sebagai kekasihnya.         Dia membukakan pintu mobil, menggandengku dan memintaku d...

Nilai Psikologis dan Filosofi Nama Anak

          Memberi nama anak terkadang menjadi hal yang membingungkan bagi beberapa orangtua. Bukan karena sulit, tetapi ingin memberi identitas terbaik bagi anak mereka yang dapat dipakai seumur hidup. Terbaik di sini dapat berarti luas. Oleh karena itu diperlukan pemikiran matang-matang yang dapat mencerminkan harapan orangtua kepada anak dalam pemilihan nama.     “Nama adalah doa”, begitulah kata pepatah yang sudah sering kita dengar. Banyak orangtua memberi nama anak mereka berdasarkan saran dari orangtua, mengambil dari nama idola, meniru nama tokoh-tokoh dunia yang berpengaruh, atau mencari nama anak yang paling unik dan modern.       Jenis kelamin, budaya, kepercayaan, profesi orangtua, bulan lahir, kombinasi nama ayah dan ibu, juga lingkungan adalah beberapa contoh latar belakang memberi nama anak. “Anakku namanya Melodi, nih!”, contoh nama anak dengan orangtua yang berprofesi sebagai musisi. “Kalau anak temanku namany...

Sebening Hati Dewi

Nice!!! Buku ke dua yang memuat cerpenku  Seneng banget rasanya..hihi.. Judul: Sebening Hati Dewi Penulis: Syifa Enwa , Aisyah Lsety, Sunu RH, dkk Penerbit: PBGR Publisher Dicetak via Nulisbuku.com Harga: Rp.40.000; (free ongkir Indonesia) Kalau ada yang minat, bisa hubungi aku.. Setelah cerpen pertamaku "Bahasa Cinta" berhasil dibukukan (cek di sini) , sekarang giliran cerpen "Bintang Damon" yang juga berhasil dibukukan di kumcer Sebening Hati Dewi ini.. Aaa, senangnya... Awalan sebagai batu pijakan yang bagus untuk meraih cita-cita menjadi seorang penulis..ahihihi... Mohon dukungannya ya teman-teman semua... Walaupun masih penerbit indie ( belum di jual di toko buku nasional ) dan pembeliannya secara online, tapi rasanya seneng bangett... Paling nggak bisa jadi bukti kalau cita-citaku sebagai penulis nggak main-main..